Mikosis kulit disebabkan oleh berbagai kelompok jamur: dermatofit (jamur mirip kapang yang memakan keratin di kulit, rambut, dan kuku), Candida (jamur mirip ragi yang biasanya hidup di tubuh), dan Malassezia (ragi yang hidup di area kulit berminyak). Infeksi berkembang atau memburuk ketika kondisi mendukung pertumbuhan berlebih jamur, seperti kehangatan, kelembapan, kerusakan kulit, pakaian ketat, atau sistem kekebalan yang lemah.
Anda lebih mungkin mengembangkan mikosis kulit jika Anda tinggal di iklim hangat dan lembap, banyak berkeringat, mengenakan pakaian atau sepatu yang tidak dapat bernapas atau ketat, berbagi handuk atau alas kaki, atau memiliki kondisi seperti diabetes, obesitas, atau sistem kekebalan yang lemah. Antibiotik jangka panjang, steroid, atau obat imunosupresif lainnya juga meningkatkan risiko, terutama untuk infeksi Candida.
Sebagian besar mikosis kulit diobati dengan obat antijamur topikal (krim, gel, semprotan, atau sampo) yang dioleskan sekali atau dua kali sehari selama beberapa minggu, dan dengan menjaga area tetap bersih, kering, dan berventilasi baik. Infeksi yang lebih luas, berulang, atau dalam, atau infeksi pada orang dengan kekebalan lemah, mungkin memerlukan antijamur oral resep dan pengawasan medis.
Untuk mencegah mikosis kulit, jaga kulit Anda tetap bersih dan kering, terutama di lipatan, di antara jari-jari kaki, dan di selangkangan; kenakan sepatu dan pakaian yang dapat bernapas; dan hindari berbagi handuk, sepatu, atau pisau cukur. Mengelola kondisi seperti diabetes, membatasi antibiotik atau steroid yang tidak perlu, dan segera mengobati bintik-bintik jamur kecil juga dapat mengurangi kekambuhan.
Kapan Harus Melihat Dokter?
Temui dokter jika ruam menyebar dengan cepat, sangat sakit, atau tidak membaik setelah 2-3 minggu perawatan antijamur yang tepat, atau jika Anda memiliki diabetes, sistem kekebalan yang lemah, atau demam dan merasa tidak sehat. Untuk ruam ringan dan stabil, Anda dapat menggunakan antijamur yang dijual bebas dan memantau perubahan dengan analisis kulit AI kami, tetapi cari saran medis jika Anda tidak yakin dengan diagnosis.
Biasanya tidak berbahaya tetapi dapat menyebar atau menjadi rumit; tinjauan medis diperlukan jika parah atau persisten.